KONSULTASI
Logo

Harga TBS Sawit Lampung Naik hingga Rp44,82 per Kg

19 Agustus 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Harga TBS Sawit Lampung Naik hingga Rp44,82 per Kg

sawutsetara.co - BANDAR LAMPUNG — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pekebun mitra plasma di Provinsi Lampung mengalami kenaikan pada periode 1–15 Agustus 2026. Kenaikan harga terjadi pada seluruh kelompok umur tanaman, dengan peningkatan berkisar Rp36,42 hingga Rp44,82 per kilogram.

Penetapan harga tersebut dituangkan dalam Berita Acara Penetapan Harga TBS Pekebun Mitra Plasma Periode I (1–15 Agustus 2026) yang ditetapkan berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Mitra Plasma Provinsi Lampung, Rabu (19/8/2026).

Dalam berita acara yang dikeluarkan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung tersebut, rata-rata harga crude palm oil (CPO) lokal dan ekspor ditetapkan sebesar Rp15.152,83 per kilogram. Sementara itu, rata-rata harga kernel lokal berada di level Rp12.593,84 per kilogram.

Adapun faktor “K” yang digunakan dalam penetapan harga TBS periode tersebut sebesar 88,59 persen.

DPP

Harga TBS Sawit Lampung Periode 1–15 Agustus 2026

Umur 3 tahun: Rp2.942,75/kg

Umur 4 tahun: Rp3.029,19/kg

Umur 5 tahun: Rp3.033,86/kg

Umur 6 tahun: Rp3.138,74/kg

Umur 7 tahun: Rp3.232,65/kg

Umur 8 tahun: Rp3.358,77/kg

Umur 9 tahun: Rp3.456,50/kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.415,40/kg

Umur 21 tahun: Rp3.494,99/kg

Umur 22 tahun: Rp3.520,13/kg

Umur 23 tahun: Rp3.411,71/kg

Umur 24 tahun: Rp3.388,94/kg

Umur 25 tahun: Rp3.285,68/kg

Umur 26 tahun: Rp3.214,53/kg

Umur 27 tahun: Rp3.133,99/kg

Umur 28 tahun: Rp3.047,85/kg

Umur 29 tahun: Rp2.955,00/kg

Umur 30 tahun: Rp2.852,98/kg.


Berita Sebelumnya
PKS Komersial Jadi Jalan Tol Petani Sawit Keluar dari Jerat Tengkulak

PKS Komersial Jadi Jalan Tol Petani Sawit Keluar dari Jerat Tengkulak

Kehadiran pabrik kelapa sawit (PKS) komersial atau PKS tanpa kebun dinilai dapat menjadi salah satu solusi strategis bagi jutaan petani sawit swadaya di Indonesia. Keberadaan PKS tersebut dinilai mampu menyerap produksi tandan buah segar (TBS), terutama dari kebun eks-plasma dan perkebunan sawit rakyat di kawasan pedesaan.

18 Agustus 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *